Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Agustus 2013

Modul Melaksanakan Pengukuran Beda Tinggi dengan Pesawat Penyipat Datar

Melaksanakan pengukuran beda tinggi dengan pesawat penyipat datar merupakan bahan ajar sebagai panduan praktikum peserta diklat sekolah menengah kejuruan (SMK) yang merupakan sebagian kecil atau salah satu dari kompetensi pelaksanaan pengukuran posisi vertikal.
Aplikasi pengukuran beda tinggi dengan pesawat penyipat datar meliputi pengukuran sipat datar cara Voerstaal / polar / pancar, sipat datar keliling / tertutup dari sipat datar profil. Disamping itu juga mengetengahkan cara-cara pekerjaan dan cara-cara penggambaran dari hasil data lapangan.

Modul Membuat Peta Situasi dengan Alat Ukur Sederhana

Modul “Membuat peta situasi dengan alat ukur sederhana” adalah salah satu bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum/pelatihan peserta didik SMK dalam membentuk salah satu bagian dari kompetensi melaksanakan pengukuran posisi horizontal dengan alat ukur sederhana.
Panduan praktikum ini mengetengahkan aplikasi membuat peta dengan ukur sederhana dengan cara koordinat siku-siku, membuat peta dengan alat sederhana dengan cara rangkaian segitiga, dan membuat peta dengan alat sederhana cara polar/pancar. Ketelitian tidak begitu akurat karena alat yang digunakan adalah alat sederhana disamping juga ditentukan oleh si pengukur dan kondisi alam.

Modul Mengukur Beda Tinggi dengan Alat Ukur Sederhana

Modul “Mengukur beda tinggi dengan alat ukur sederhana” adalah salah satu bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum/pelatihan peserta didik SMK dalam membentuk salah satu bagian dari kompetensi melaksanakan pengukuran posisi vertikal.
Panduan praktikum ini mengetengahkan aplikais mengukur beda tinggi dengan waterpass tangan, mengukur beda tinggi dengan slang pastik (terbuka) dam mengukur beda tinggi dengan slang palstik (tertutup/keliling).

Modul Mengukur Jarak di Lapangan

Mengukur jarak di lapangan adalah satu bahan ajar sebagai panduan peserta diklat SMK dalam  membentuk salah satu bagian dari kompetensi melaksanakan pengukuran bangunan.
Modul mengukur jarak di lapangan  mengetengahkan  cara membuat peta situasi sederhana di bidang survei dan pemetaan di mana belum melibatkan angka koordinat yang meliputi pekerjaan mengukur jarak pada permukaan tanah yang datar dan mengukur jarak pada permukaan tanah yang miring.

Modul Membuat Garis Lurus di Lapangan

Modul “Membuat Garis Lurus di Lapangan”  adalah bahan ajar yang dipergunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat pada Sekolah Menengah Kejuruan yang merupakan salah satu bagian dari kompetensi Melaksanakan Dasar Pengukuran Bangunan.
Pembuatan peta situasi sederhana yang belum melibatkan keterangan koordinat pada bidang survei dan pemetaan meliputi pembuatan garis lurus, perpanjangan garis lurus serta pembuatan garis lurus terhalang merupakan  pembahasan pada modul ini.

Modul Memasang Pondasi Batu Kali

Pekerjaan mengaci pada plesteran tembok merupakan pekerjaan menutup pori-pori yang terdapat pada plesteran dengan pasta adukan.
Pekerjaan acian ini dapat sebagai penutup pori-pori plesteraan bagian luar/dalam atau kedua -duanya. Fungsi acian adalah : (1) menghaluskan permukaan plesteran agar kelihatan lebih rapi, (2) menutup lubang pori-pori plesteran sehingga permukaan plesteran mudah diplamir dan dicat, (3) memperindah penampilan.
Ingin lebih memahami isi dari modul ini, silakan download filenya di bawah ini.

Sabtu, 03 Agustus 2013

Modul Memasang Pondasi Batu Kali


Modul dengan judul “Memasang Pondasi Batu Kali“  merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi Melaksanakan Dasar-dasar Pekerjaan Konstruksi Bangunan.
Modul ini mengetengahkan teori dan praktek cara pemasangan pondasi batu kali, agar supaya peserta diklat mempunyai pengetahuan dan keahlian praktis tentang dasar-dasar pekerjaan konstruksi bangunan.

Modul Memasang Ikatan Batu Bata


Modul dengan judul “ Memasang Ikatan Batu Bata” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktik peserta diklat (siswa). Sekolah Menegah Kejuruan  (SMK) untuk membentuk salah satu
bagian dari kompetensi Melaksanakan  Dasar-dasar Pekerjaan Konstruksi Bangunan.
Modul ini membahas secara sederhana cara memasang berbagai macam pasangan tembok ikatan setengah bata. Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas Pemasangan Daun Pintu dan Jendela.

Modul Menguji Kuat Dukung Tanah


Modul dengan judul “ Menguji Kuat Dukung Tanah” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi Melaksanakan Perhitungan Pengendalian Mutu Bahan dan Pasangan.
Modul ini mengetengahkan teori dan praktek tentang pengujian kuat dukung tanah dengan menggunakan Standard Penetration Test (SPT), Cone Penetration Test (CPT), Loading Test, serta cara penggunakan alat yang disertai dengan langkah-langkah praktis.

Modul Menguji Bahan-Bahan Adukan


Modul dengan judul “Menguji Bahan-Bahan Adukan” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian kompetensi Melaksanakan Perhitungan Pengendalian Mutu Bahan dan Pasangan. 
Modul ini mengetengahkan materi jenis pengujian dan syarat mutu bahan pengikat semen, cara pengujian semen Portland, cara pengambilan contoh agregat yang akan diuji dan cara pengujian agregat untuk bahan adukan beton, jenis dan standar mutu kapur serta cara pengujian kapur.

Modul Membuat Mal Profil Adukan


Modul dengan judul “Membuat Mal Profil Adukan” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi Melaksanakan Pekerjaan Plester, Aci dan Cat Tembok.
Modul ini mengetengahkan pembuatan Mal Profil Adukan dari bahan semen dan gips mulai dari pembuatan cetakan sampai dengan mencetak profil. Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas Memplester Bidang Rata, Memplester Profil Hias, Mengaci Plesteran dan
Melaksanakan Pekerjaan Cat tembok.

Modul Memplester Profil Hias


Modul dengan judul “Memplester Profil Hias” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi melaksanakan dasar-dasar pekerjaan konstruksi bangunan.
Modul ini mengetengahkan materi pekerjaan plesteran hias. Pengertian plesteran hias dalam hal ini adalah ornamen-ornamen pasangan bangunan yang bersifat non konstruktif atau hanya berfungsi  sebagai tambahan nilai estetika. Pembuatan ornamen lebih diutamakan melalui teknik plesteran.

Modul Memplester Bidang Rata


Modul dengan judul “Memplester Bidang Rata” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi Melaksanakan Pekerjaan Plesteran, Aci dan Cat Tembok.
Modul ini mengetengahkan cara menghitung dan memplester bidang rata. Perhitungan bahan plesteran mencakup perhitungan kebutuhan bahan dasar plesteran dari berbagai macam-macam komposisi campuran adukan yang digunakan untuk plesteran. Sedangkan pekerjaan plesteran bidang rata mencakup plesteran bidang rata horizontal dan bidang rata vertikal. Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas Memplester Profil Hias, Membuat Mal Profil Adukan, Mengaci Plesteran dan Melaksanakan Pekerjaan Cat Tembok.

Modul Memasang Kusen pada Dinding Pasangan


Modul dengan judul “Memasang Kusen pada Dinding Pasangan” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi Melaksanakan Pekerjaan Pasangan Batu.
Modul ini mengetengahkan macam-macam kusen dan cara pemasangan kusen pintu dan kusen jendela pada dinding pasangan.
Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas Memasang Dinding Batako, Memasang Konstruksi Batu Bata Bentuk Busur, Memasang Konstruksi Pilaster dan Memasang Konstruksi Tangga Bata.

Modul Menghitung Reaksi Gaya Pada Statika Bangunan


Modul dengan judul “ Menghitung Reaksi Gaya Pada Statika Bangunan ”  merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi Menghitung Statika Bangunan.
Modul ini mengetengahkan metode-metode perhitungan mekanika statis tertentu untuk menghitung momen gaya. Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas tentang : Menghitung Reaksi Gaya pada Konstruksi Statika, Menghitung Mome n Statis dan Momen Inersia, Menghitung Tegangan Momen Statis Tertentu, Menentukan Gaya Luar dan Dalam Konstruksi Statis Tertentu.

Jumat, 26 Juli 2013

Modul Menghitung Momen Gaya dalam Statika Bangunan


Judul modul ini adalah “Menghitung Momen Gaya dalam Statika Bangunan” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi Menghitung Statika Bangunan.
Modul ini mengetengahkan jenis-jenis pembebanan dalam Konstruksi Bangunan, gaya yang setara serta cara menyusun gaya secara analitis dan grafis,  cara menguraikan gaya secara analitis maupun  grafis dan keseimbangan gaya untuk memberi dasar dalam menghitung reaksi pada konstruksi balok dan rangka batang. Satuan yang digunakan adalah Sistem Satuan Internasional (SI). Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas Menghitung Reaksi Gaya Pada Konstruksi Statika, Menghitung Momen Statis dan Momen Inersia, Menghitung Tegangan Momen Statis Tertentu dan Menentukan Gaya Luar dan Dalam Konstruksi Statis Tertentu.

Modul Membuat Macam-Macam Sambungan Pipa


Modul dengan judul “Membuat Macam-macam Sambungan Pipa“ merupakan salah satu modul untuk membentuk kompetensi agar Peserta diklat dapat melakukan pemasangan instalasi air bersih.
Modul ini secara garis besar membahas tentang dasar-dasar membuat instalasi pipa, yang dimulai dari memotong pipa, mengulir, membengkok pipa serta membuat simulasi dari suatu instalasi, baik instalasi tertutup maupun terbuka. Modul ini terkait dengan modul lain, khususnya  pada pemasangan instalasi air bersih pada rumah tinggal, serta pemasangan pompa dan alat-alat saniter.

Modul Membuat Macam-Macam Sambungan Pelat


Yang dimaksud dengan kerja plat adalah pengerjaan benda-benda jadi dari plat tipis ( di bawah 3 mm). Pengerjaan plat ini dilakukan dengan tangan, dengan mesin atau gabungan dari keduanya. Kegiatan pekerjaan plat mencakup; mengukur, menggambar, menggunting, melipat, melubangi, penguatan (dengan kawat) dan menyambung. Alat sambung yang digunakan dengan patri, paku keling atau melipat. Oleh karena itu sebelum melaksanakan pekerjaan plat siswa harus mengetahui berbagai  macam peralatan pekerjaan plat.
Ingin lebih memahami isi dari modul ini, silakan download filenya di bawah ini.

Modul Membuat Macam-Macam Sambungan Kayu


Modul ini berisi petunjuk tentang pembuatan bermacam-macam bentuk sambungan kayu dasar yang diuraikan secara garis besar. Oleh karena itu bila dirasakan ada kekurangan jelasan pada saat menggunakan modul ini para siswa disarankan untuk membaca buku-buku referensi yang relevan, diantaranya telah tertulis dalam daftar pustaka modul ini.
Untuk dapat menghasilkan bentuk sambungan yang baik, selain perlu adanya pemahaman tentang langkah kerja pembuatannya juga harus diikuti dengan penggunaan alat-alat kerja kayu tangan yang sesuai dan tajam. Petunjuk instruktur sudah selayaknya harus dipatuhi untuk menunjang keselamatan kerja selama praktek berlangsung.

Selasa, 28 Mei 2013

Handout Struktur-Konstruksi


Industrialisasi dalam konstruksi  bangunan adalah perkembangan alamiah sebagaimana juga telah menimpa pada industri yang lain. Justru lebih lambat ketimbang yang lain karena lebih besarnya rintangan yang dihadapi dalam industri bangunan, yang tidak sekedar bersifat Fashionable trend (kecenderungan mode mutakhir), tetapi juga berkaitan dengan pernyataan nilai yang menuntut : Perubahan sikap mental dan pikiran baru dari sebagain ahli bangunan.